Contoh Narasi Ekspositorik ( Narasi Teknis ) dan Narasi Sugestif
A. Narasi Ekspositorik ( Narasi Teknis )
Narasi Ekspositorik adalah suatu bentuk narasi yang tujuannya menyampaikan informasi mengenai berlangsungnya suatu peristiwa atau proses. Narasi ini bersifat memperluas pengetahuan pembaca. Tahapan-tahapan dalam suatu proses disampaikan dengan bahasa yang informatif dengan titik berat pada penggunaan kata denotatif.
Contoh :
Dia lelaki tua yang tak pernah mengenal lelah, setiap harinya dia selalu pergi untuk meneguk secangkir teh manis hangat bersama kawanan seusianya. Ia, Dia adalah Oppung yang paling saya sayangi, dan juga hanya satunya Pemimpin dikeluarga Bapak saya. Semasa tuannya dia tidak pernah mengalami kehancuran hati yang begitu menyakitkan, tetapi suatu kejadian yang sangat mengiris hati terjadi pada keluarga kami,
kemalangan yang begitu membuat hancurnya hati dan tangis yang tak
kunjung reda menjadi trauma tersendiri di dalam keluarga kami. Kejadian
itu membuat dia menjdi lelaki yang diam dan pemurung. Waktu demi
waktupun berlalu, sakit keras menggerogoti dirinya, segala usaha terbaik
kami lakukan untuk kesehatannya hingga dia dilarikan ke Rumah Sakit
Medan. Waktu berlalu dia telah hampir sebulan dirawat, dan semua usaha
itu tidak sia-sia karena Dokter mengatakan dia telah dapat dibawa pulang karena kesehatannya sudah mulai membaik. Kami sangat bahagia menanti kepulangannya. Selang beberapa Minggu dan tepatnya ketika Sabtu malam pukul 21.30 penyakit itu kembali menguasai dirinya, keluarga begitu sangat cemas, semua keluarga berkumpul dan aku yang saat itu tengah tidur di rumah tidak dibangunkan karena takut akan mengganggu. Mereka semua pergi kerumah oppung. Orang medis telah dipanggil ke rumah itu, namun tuhan berkehendak lain, Pembuluh darahnya pecah dan tidak bisa ditolong. Mama, kembali ke Rumah hendak mengambil keperluan dan membangunkan aku, betapa tidak percayanya aku orang yang selama ini sangat kusayangi dan tekun berkegiatan ternyata dalam acara sudah tidak ada di dunia lagi. Semua kesedihan yang dabel membuat luka yang berat untuk dilupakan, hanya dia satu-satunya pemimpin dikeluarga Bapa kini telah berpulang kepada Tuhan Yesus Kristus.
B. Narasi Sugestif
Narasi Sugestif adalah suatu bentuk narasi yang tujuannya meransang daya khayal pembaca. Tujuan utamanya adalah memberi makna atau peristiwa atau kejadian sebagai suatu pengalaman. Bahasa yang digunakan lebih condong ke bahasa kiasan dengan menggunakan kata-kata konotatif.
Contoh :
Saya pulang menuju kost setelah menemanin teman saya belanja. Dengan biasa kami menggunakan Transportasi Grab. Seperti kita ketahui ketika sore hari perjalanan di kota Medan terkenal dengan kemacetannya. Dan ditengah kemacetan itu saya bersandar pada kaca yang saya buka setengahnya karena teman saya alergi Ac. Dengan wajah menghadap depan saya dikejutkan dengan seorang pria muda membawa gitar, mengetuk kaca dan meneriakkan sayang. Dengan rasa terkejut, bingung, resah, takut saya mulai menjauh dari jendela dan bingung nmau menutup kaca atau tidak, karena jika saya menutup entar dikatain jelek, tetapi jika tidak ditutup saya takut dia jahat. Namun, teman saya berkata tutup. Saya beranikan diri untuk menutup, namun dia masih saja mengetuk kaca dan meneriakin sayang. Saya coba mengabaikan dia, hingga kemacetan berlalu dan kami meninggalkan dia.
